Langsung ke konten utama

Romantic Relationship 2.0

"Masuk Pada Jenis Cinta Manakah Kalian, Guys?"

Penulis sering mendengar banyak sekali yang berbicara bahwa cinta itu rumit, cinta itu sulit untuk di mengerti, cinta itu sulit di ungkapkan dalam rumus, cinta itu sulit untuk di hitung, dan lain sebagainya.

Nah, untuk kalian yang memang sedang melakukan penelusuran mengenai apa itu cinta? bagaimana cinta itu? dan baimana asal muasal kalian bisa jatuh cinta?. #LetsWeReadTogether.

Ada seorang peneliti yang melakukan sebuah penelitian terhadap cinta, dan nama peneliti itu adalah Robert Sternberg. Berikut Biografi singkat dari beliau guys,
 

(Robert Sternberg (born December 8, 1949) is an American psychologist and psychometrician. He is Professor of Human Development at Cornell University.[1] Prior to joining Cornell, Sternberg was president of the University of Wyoming.[2] He has been Provost and Professor at Oklahoma State University, Dean of Arts and Sciences at Tufts University, IBM Professor of Psychology and Education at Yale University. He is a member of the editorial boards of numerous journals, including American Psychologist. He was the past President for the American Psychological Association.
Sternberg has a BA from Yale University and a PhD from Stanford University, under advisor Gordon Bower. He holds thirteen honorary doctorates from two North American, one South American, one Asian, and nine European universities, and additionally holds an honorary professorship at the University of Heidelberg, in Germany. He is a Distinguished Associate of the Psychometrics Centre at the University of Cambridge.
Among his major contributions to psychology are the triarchic theory of intelligence and several influential theories related to creativity, wisdom, thinking styles, love, and hate. He is the author of over 1500 articles, book chapters, and books. A Review of General Psychology survey, published in 2002, ranked Sternberg as the 60th most cited psychologist of the 20th century.[3]
Robert Sternberg is married to Karin Sternberg, a German psychologist, with whom he has a set of triplets, consisting of a boy and two girls.[4] Sternberg and his first wife had a son and a daughter.)
sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Robert_Sternberg

Nah, om Stenberg ini sangat bejasa sekali menemukan teori cinta, yang dia beri nama Triangular Love. Triangular Love, ini di dasari oleh 3 dasar elemen, yaitu,
  1. Passion : Hasrat atau Gairah
  2. Intimasi : Keintiman
  3. Commitment : Komitmen





Nah, ketiga elemen di atas, di gabungkan satu sama lainnya hingga menjadi suatu rumus cinta. Dalam teori cinta yang di kemukakan oleh Om Robert, ternyata menemukan 8 jenis cinta yang di dasari oleh 3 elemen tadi guys. Antara lainnya :
  1. No Love
  2. Liking
  3. Infatuation Love
  4. Empety Love 
  5. Romantic Love
  6. Companionate Love
  7. Fatous Love
  8. Complite Love
Ke-8 jenis cinta di atas memiliki rumusnya sendiri-sendiri yaitu,
  1. No Love : Tidak adanya ke-3 elemen dasar cinta. Jadi jika di ibaratkan tidak adanya perasaan cinta, seperti teman biasa saja.
  2. Liking : Intimasi. Menjalin hubungan hanya karena ingin deketan terus
  3. Infatuation Love : Passion. Jika di ibaratkan hanya bernafsu saja, tanpa adanya komitmen dan intimasi
  4. Empety Love : Komitmen. Tanpa hasrat dan intimasi, jika di ibaratkan seperti sepasang kekasih yang di paksa untuk menikah tanpa ada ketertarikan satu sama lainnya
  5. Romantic Love : Intimasi + Passion. Jenis ini cenderung banyak dimiliki oleh para remaja atau ABG
  6. Companionate Love : Intimasi + Komitmen. Seperti ikatan sahabat yang saling menjaga satu sama lainnya.
  7. Fatous Love : Passion + Komitmen. Contohnya seperti hubungan pernikahan yang dilangsungkan tanpa pertimbangan matang matang, hanya memikirkan kepentingan hasrat.
  8. Complite Love : Cinta yang sempurna, dimana ke-3 elemen dasar cinta ada. Biasanya sih, didaptakn pada nenek dan kakek kita yang telah menjalani dan menjaga tali pernikahan dengan amat sangat lama dan langgeng sampai mempunyai cucu dan cicit.
Okey, so guys, what about you?. Jenis cinta mana yang sedang kalian alami sekarang?

"Sumber : Buku Social Psychology, Franzoi"
Supported by : Julia Noer Latifah

Komentar