Langsung ke konten utama

Prosocial Behavior 3.0

"Belajar Untuk Menolong Orang Lain? Memangnya bisa?"

Nah, dalam materi yang akan di bahas kali ini, kita akan membahas bagaimana cara belajar menolong orang lain. Sebelumnya, cara-cara yang nantinya akan di bahas di bawah ini, hanyalah beberapa cara untuk menolong orang lain saja, dari retusan atau bahkan ribuan cara yang ada dan bisa kalian lakukan di kehidupan nyata.

Cara belajar yang pertama, yaitu, Observational Learning in Children. Maksud dari cara belajar menolong yang pertama ini adalah, ketika pada masa anak-anak kita mungkin cenderung sering memperhatikan bagaimana "Role Model" atau sosok yang kita jadikan acuan, misalnya seperti orang tua kita, dalam hal bertingkah laku di lingkungan sekitar kita. Maka tidak salah, ada pepatah mengatakan, "buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya". Oleh karena itu, ajarkanlah mulai dari sejak dini bagaimana cara melakukan pertolong pada orang lain, agar kelak nantinya sang buah hati menjadi seorang yang mudah untuk di mintai tolong atau mudah menolong orang lain.


Kedua, Prosocial in Adult. Maksud dari cara kedua ini antara lain, kita khususnya orang yang telah menginjak tahapan usia dewasa, berperilakulah layaknya sebagai manusia yang arif dan bijaksana dalam hal bertingkah laku di lingkungan. Karena, tidak bisa di pungkiri lagi, kitalah sebagai model yang akan di tiru oleh anak-anak generasi penerus kita kelak. 



The Lasting Consequance of Modelling. Cara belajar yang ketiga ini, bagai pepatah mengatakan "usaha tidak akan mengkhianati hasil". Sejalan dengan pepatah tadi, bahwa sekecil apapun perilaku yang dilakukan oleh sosok yang di jadikan panutan atau acuan oleh kita, ketika masa kana-kanak, dampaknya itu akan tertanam di dalam diri kita, hingga kita menginjak masa dewasa nanti. Oleh karenanya, ajarilah anak kita untuk menjadi seorang penolong tanpa pamrih.

Terakhir, Reawarding Prosocial Behavior. Berikan suatu penghargaan atau apresiasi positif ketika anak-anak kita melaukan perilaku menolong atau "prosocial". Jadi, misalnya, apabila ketika anak kita ternyata di masa kanak-kanaknya itu sudah melakukan perilaku Prosocial atau perilaku menolong, maka berikanlah segera timbal balik yang sesuai dengan apa yang telah dilakukan oleh sang anak itu, misalnya, berikanlah pujian atau apresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh si anak.

Nah, last but not least, guys. Marilah kita menjadi role model dan lakukanlah perilaku saling menolong (Prosocial) antar sesama yah, karena kebahagiaan itu enaknya di nikmati rame-rame, guys. So, selamat mencoba... See you di Blog selanjutnya.👏👏👏👏


"Sumber : Buku Social Psychology, Franzoi"

Komentar